Kegiatan CSR Pertama ARBV dalam Menyambut Liburan Sekolah

Bertepatan dengan liburan sekolah, salah satu unit terbaru BSP, PT Era Mitra Agro Lestari (EMAL) mengejewantahkan kegiatan sosial pemberdayaan masyarakat pertamanya setelah diakuisisi oleh PT BSP dalam bentuk pemberian beasiswa kepada 36 orang siswa berprestasi, sunatan masal untuk 58 orang anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, serta pembangunan masjid Baiturahman.

Bupati Sorolangun Hasan Basri Agus diwakili Asisten II Setda Kabupaten Sarolangun, Syamsul Huda tampak menghadiri acara kegiatan sosial yang dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2008 lalu dan mengorehkan tandatangan secara simbolis pada prasasti peresmian masjid Baiturahman.

Serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang pertama setelah perusahaan ini diakuisisi oleh PT BSP ini juga dihadiri oleh Business Unit Head BSP unti ARBV, M. Ahmad Najib Vice Presiden CSR BSP, Suwandi, Kadis Perkebunan dan Kehutanan, Joko Susilo, Camat Pauh, Mandiangin, dan Air Hitam serta tokoh masyarakat lainnya, karyawan dan staff perusahaan.

“Kita sangat terbantu dengan kehadiran perusahaan, ini dalam upaya untuk peningkatan sektor ekonomi masyarakat, karena hal ini selaras dengan program pembangunan Pemkab Sarolangun menuju Sarolangun Emas” tutur Syamsul Huda dalam sambutannya.

Tambahnya, dengan adanya kegiatan ini diharapkan hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar dapat terjalin semakin erat dan kegiatan ini dapat menjadi pemicu perusahaan di sekitar dalam memberdayakan masyarakat dan mempererat hubungan satu dengan yang lainnya. Kita berharap masyarakat merasakan manfaat keberadaan perusahaan ini, karena selain masyarakaat diberi pekerjaan secara tetap, tapi kebutuhan sosial mereka juga dapat dipenuhi. Sehingga keberadaan perusahaan perkebunan di kabupaten Sarolangun dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

M. Ahmad Najib menyampaikan bahwa ini bukan program yang terakhir, tapi ini adalah program CSR awal. “ Rencana kita tahun ini adalah pembangunan TK, mungkin tahun depan akan membangun SD, kita juga punya program zakat profesi staf yang nantinya akan diarahkan ke masyarakat kurang mampu. Sementara itu dijelaskan bahwa perusahaan EMAL-JAW telah menyerap lebih 70% tenaga kerja lokal dan tetap membutuhkan tenaga yang punya potensi darimana pun asalnya.

Dalam kesempatan itu, Suwandi juga menjelaskan falsafah dan sumber pendanaan kegiatan CSR. “ Kami selalu mengambil falsafah dari Alm. H. Achmad Bakrie, bahwa setiap rupiah yang dihasilkan Bakrie, harus dapat bermanfaat untuk orang banyak. Jadi, setiap perusahaan yang diakuisisi oleh Bakrie harus melakukan kegiatan CSR dimana dananya diambil dari 1,5% laba bersih perusahaan. Jadi, masyarakat sekitar tidak hanya melihat saja namun ikut serta mendapatkan manfaat dari keberadaan perusahaan “ jelasnya.

Inilah salah satu cara yang ditempuh PT BSP dalam mendukung program pemerintah guna memenuhi kewajibannya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan sosial.***

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.