Bakrie Sumatera Plantations unit Sumut I Renovasi 3 Sekolah Dasar dan Beri Bantuan Infrastruktur

Jakarta, 29 Januari 2009

PT Bakrie Sumatera Plantations unit Sumut I memulai kegiatan sosialnya di tahun 2009 dengan merenovasi 3 bangunan sekolah, yakni SDN 010070, Kebun Serbangan, Rawang Pasar Lima, SDN 010062, Kebun Gurah Batu, Desa Sukadamai, dan SDN 013850, Kebun Gurah Batu, Desa Perhutan Silau, Kisraan, Sumatera Utara.

Sekolah yang telah direnovasi ini diserahkan oleh Bambang Aria Wisena, Direktur PT BSP Tbk, kepada kepala sekolah masing-masing SDN. Kegiatan tampak dihadiri oleh Bupati Asahan, unsur Muspida, Head Business Unit PT BSP unit Sumut I, Nahum Panggabean, dan Vice President CSR Suwandi.

“Ini bagian dari program corporate social responsibility kami. Program bantuan pendidikan semacam ini sudah sejak lama kami jalankan. Ini yang pertama untuk tahun 2009 dan masih akan dilanjutkan dengan yang lain,” kata Direktur PT BSP Tbk, Bambang Aria Wisena kepada wartawan, usai acara kegiatan sosial di Head Office PT BSP Unit Sumut I

Selain penyerahan renovasi sekolah, PT BSP juga menyerahkan sarana air bersih untuk Tanah Raja DUa Kebun, Desa Tanah rakyat, dan pengerasan jalan untuk Kebun Kuala Piasa, Desa Sumber Harapan dan Terusan Tengah Desa.

Pada hari kamis ini, lembaga pendidikan bisnis bertaraf internasional milik Bakrie Group, Bakrie School of Management (BSM), melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru BSM di Bakrie Club, Kisaran.

VP Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, Suwandi, menjelaskan, program bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia sudah sejak lama dijalankan oleh perusahaan. “Awal tahun 2009 ini, PT BSP Tbk telah memberikan beasiswa kepada 19 orang mahasiswa BSM senilai 1.4 Milyar. Kini 5 orang mahasiswa asal Kisaran tengah menjalani tahun keduanya di BSM. Kami ingin siswa berprestasi di Kisaran juga mendapat kesempatan yang sama dengan siswa dari daerah lain” kata Suwandi.

“Ini merupakan bentuk dari kepedulian kami terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu tapi berprestasi, terutama yang tinggal di sekitar lokasi usaha perusahaan. Kami di Kelompok Usaha Bakrie memiliki komitmen yang besar terhadap pengembangan kemasyarakatan di mana kami berusaha,” tutup Suwandi.

Bakrie Sumatera Plantations Salurkan Beasiswa Rp.1,44 Miliar Bagi 19 Mahasiswa Berprestasi di BSM

Jakarta, 13 Januari 2009. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk memulai kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) nya tahun 2009 dengan menyalurkan Rp.1,4 miliar bagi 19 mahasiswa berprestasi dari Sumatera. Mereka telah mulai menempuh pendidikan tinggi Strata 1 (S-1) di Bakrie School of Management (BSM) sejak Agustus tahun lalu.

Penyaluran beasiswa ditandai dengan penandatangan naskah kesepahaman antara pihak perusahaan dengan mahasiswa. Kegiatan tampak dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie Ike Nirwan Bakrie dan Direktur Eksekutif Imbang J. Mangkuto, Pihak BSP yang berkesempatan hadir adalah Direktur Utama Ambono Janurianto, Direktur Keuangan Harry M Nadir, Direktur Pengembangan Bisnis M. Iqbal Zainuddin, Vice President CSR Suwandi dan Vice President Org. & HRD Rudi Sarwono. Sementara pihak BSM hadir Ketua BSM, Regina dan sejumlah dosen BSM serta mahasiswa BSM.

“Ini bagian dari program corporate social responsibility kami. Program bantuan pendidikan semacam ini sudah sejak lama kami jalankan. Ini yang pertama untuk tahun 2009 dan masih akan dilanjutkan dengan yang lain,” kata Direktur Utama PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, Ambono Janurianto kepada wartawan, usai acara penandatanganan naskah kesepahaman dengan para mahasiswa di Kampus BSM, Jakarta, Selasa.

Sementara dalam sambutannya, ketua Yayasan Pendidikan Bakrie, Ike Nirwan Bakrie mengatakan “ditengah kondisi ekonomi yang sulit ini, PT BSP malah meningkatkan jumlah beasiswa yang diberikannya dari 12 menjadi 19 beasiswa, ini merupakan indikator adanya suatu perbaikan dari segi ekonomi”. Pada kesempatan yang sama, Ketua Bakrie School of Management, Regina, mengucapkan selamat kepada penerima beasiswa setelah melewati proses seleksi yang cukup panjang dan sangat ketat.

Dijelaskan oleh Ambono, 19 mahasiswa yang berasal dari Sumatera Utara dan Lampung tersebut saat ini telah mulai menempuh pendidikan berbagai jurusan pada jenjang S-1 di Bakrie School of Management, Jakarta. “Bakrie Sumatera Plantations akan menanggung seluruh biaya pendidikan mereka, terdiri dari biaya registrasi, biaya operasional pendidikan, biaya pengembangan pendidikan, biaya persiapan TOEFL, biaya buku wajib, biaya internship dan biaya-biaya kegiatan kemahasiswaan, sampai lulus Strata-1 selama 8 semester. Untuk setiap mahasiswa biayanya sebesar Rp 76 juta. Jadi totalnya Rp. 1,44 miliar,” kata Ambono menjelaskan.

Sementara itu, VP Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, Suwandi, menjelaskan, program bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia sudah sejak lama dijalankan oleh perusahaan. “Tahun 2008 yang lalu saja, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk sudah menyalurkan beasiswa kepada sedikitnya 824 orang siswa sekolah dasar hingga SLTA, dan beberapa mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor dan BSM,” kata Suwandi.

Kiki Valentina Simanjuntak
Penerima beasiswa asal Lampung

Saya memilih BSM karena adanya predikat Bakrie. Selain itu juga untuk meringankan beban orang tua. Metode pengajarannya sangat interaktif, apalagi di kelas Guest Lecture, dimana yang mengajar adalah pakar-pakar dari perusahaan, termasuk Bakrie Group.

Sahala M.Sinaga
Penerima beasiswa asala Tebing Tinggi

Sebenarnya saya bercita-cita masuk Fakultas Teknik, tapi karena mendapat beasiswa BSM maka saya harus menyesuaikan diri dan fokus belajar Manajemen. Kuliah di BSM sangat menarik karena fasilitasnya yang lengkap dan dosennya yang kompeten. Begitu juga dengan eskulnya, disini saya mengikuti eskul paduan suara dan badminton.

Barometer Kemitraan Plasma Ada di Jambi

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk unit Jambi (PT Agrowiyana/AGW) mengembangkan pola kemitraan plasma sejak awal berdirinya di Kabupaten Tanjung Jabung, Jambi. Luas lahan plasma sebesar 65 %, yaitu 7.701 ha, sedangkan luas lahan inti sebesar 35 % yaitu 4.418 ha. Ada dua bentuk pola kemitraan plasma dikembangkan perusahaan yaitu pola plasma-PIR Trans (masyarakat transmigrasi) dan pola plasma-KKPA (masyarakat lokal).

Keberhasilan BSP unit Jambi mengelola plasma berpengaruh nyata terhadap kehidupan masyarakat plasma. Hal ini diakui banyak pihak, baik pemerintah daerah Jambi maupun pihak-pihak lain bahkan menjadi proyek percontohan pemerintah dalam program pengembangan perkebunan sistem kemitraan inti plasma. Sejauh mana program kemitraan Plasma berlangsung dan apa saja yang telah dicapai masyararkat ? Redaksi Harmoni mewawancarai beberapa pihak pengelola plasma di perusahaan maupun masyrakat petani kebun plasma.

” Plasma Jambi telah menjadi barometer pengembangan plasma di daerah ini, bahkan pada tingkat nasional. Kita cukup berhasil membangun ekonomi masyarakat, kegiatan pemberdayaan masyarakat juga berjalan secara mandiri. Kemitraan ini men-darah daging dalam kehidupan masyarakat. Banyak pihak, lembaga-lembaga lain melalukan studi banding ke sini, misalnya dala waktu dekat ada permintaan dari pemda lampung minggu depan untuk berkunjung ke kami ”, ungkap ON Sebayang, Incharge Manager PBSN (39 Th) dan Plasma BSP unit Jambi.

Bambang laksanawan menambahkan bahwa kemitraan inti plasma adalah jalan menuju kesejahteraan. ” Keberhasilan kita menyelesaikan konversi dan pelunasan kredit plasm tepat waktu adalah satu kebanggaan kami. Kita akan pertahankan kerjasama ini bahkan lahan-lahan di luar plasma kita ajak bergabung, sehingga masyarakat dan perusahaan beriringan menuju kesejahteraan bersama” tuturnya.

Menurut ON Sebayang, tugas kami di Plasma adala lebih banyak pada pemberdayaan petani plasma, memaksimalkan produksi agar cicilan petani cepat lunas. Selain itu perusahaan berupaya menjaga kesinambambungan produksi pada umur tanaman hingga berumur 25 s/d 30 tahun. Perusahaan secara secara moral melakukan pembinaan untuk melakukan pencerahan dan mengubah cara berfikir masyarakat dari pola berpikiir pertanian perkebunan tradisional menjadi pola pikir perkebunan. ” Dengan pembinaan berkesinambungan, maka cara berfikir kita sama dengan cara berfikir, sehingga produksi sawit bisa dipertahanklan lebih lama produkstifitasnya dan meningkat” jelasnya.

Sebayang menjelaskan bahwa dalam proses pemberdayaan plasma melalui KUD yang menjadi mitra kerja dan binaan kita, koperasi adalah bagian dari pola kemitraan. ” Kita membina organisasi dan orang-orangnya, melakukan kontrol dan pelatihan prosedur-prosedur kerjanya. Pembinaan berkesinambungan melalui penyuluhan antar kita dengan mereka atau kita undang dan datangkan pihak pemerintah, dinas koperasi dan sebagainya “ jelasnya.

Sebayang menguraikan banyak hal yang telah dicapai masyarakat dari hasil plasma baik dari perbaikan ekonomi, infrastruktur, pendidikan dan soaila lainnya. “ perubahan infrastruktur, terutama rumah. Dulu rumah mereka bisa dikatakan kurang layak huni, tapi sekarang sudah baik, rumah banyak telah permanent, memiliki pagar, punya genset, kendaraan rata-rata ada dua buah, untuk aktivitas lahan dan sekolah, bahkan ada petani yang memiliki truk juga ada” katanya..

CSR Unit

Praktek Lapang mahasiswa IPB mengenalkan proses pembuatan terrarium (tanaman dalam aquarium dan boneka horta. Kerjasama ini sebagai salah satu wujud kepedulian sosial perusahaan, BSP unit Jambi pada pengembangan aktivitas mahasiswa di masyarakat.

CSR Unit

Foto bersama wujud kerjasama petani plasma dan BSP unit Jambi memperbaiki kondisi jalan sehingga akses truk pengangkut TBS dapat berjalan lancar. Bantuan perbaikan jalan sepanjang 8 km ini berlokasi di desa Suban.
***
Fasilitas lapangan olah raga di BSP unit Jambi mendukung kegiatan paguyuban ibu-ibu melaksnakan kegiatan oleh raga tennis. Tampak para ibu berpose sedang menyiapkan diri bermain tennis.

CSR Unit

Perbaikan jalan kebun plasma di desa Purwodadi, Jambi dan tampak pelaksanaannya dikontrol oleh petani plasma serta pihak perusahaan. Perusahaan menyediakan alat berat (Greeder) meratakan dan memperbaiki kondisi jalan yang dilalui truk angkutan TBS tiap hari.
***
Serah terima bantuan portal, alat pengamanan kebun plasma. Tampak Manajer PBSN/Plasma, ON Sebayang menyerahkan secara pemakaian portal kepada wakil masyarakat petani plasma dan disaksikan Vice President CSR BSP, Suwandi di Purwodadi.

CSR Unit

Tim Sepak bola BSP Corporate Center siap menaklukkan lawan-lawannya. Tampak foto bersama tim sepak bola bersama manajer tim, Suwandi dan bersiap melawan Tim Sepak Bola Bakrie & Brothers di lapangan Stadion Brodjonegoro, Kuningan Jakarta.
***
BSP berpartispasi dan mengirim peserta dalam setiap Pelatihan CSR/CD yang diselenggarakan CFCD di Bogor. Tampak peserta pelatihan berfoto bersama dengan Vice President CSR BSP, Suwandi usai menjadi salah satu narasumber dalam sharing pengalaman CSR.

  • Calendar

    • December 2016
      M T W T F S S
      « Feb    
       1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      262728293031  
  • Search