MENGGAGAS IKAN LARANGAN

Satu lagi langkah kreatif dan pemberdayaan potensi lokal, karyawan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Air Balam BSP unit Pasaman (PT Bakrie Pasaman Plantations) menggagas kegiatan budidaya ikan larangan. Acara peresmian dan tebar perdana bibit ikan larangan dilakukan oleh Operational Vice President BSP Unit Pasaman, Kardi Maryoto, bersama Mill & Tech. Manager, Surya Imam, dan ketua Pengurus Ikan Larangan, Najran HudaIde. Para Manager di lingkungan BSP Unit Pasaman juga turut melepaskan bibit ikan dengan penuh antusias. Jumlah bibit ikan yang ditebar di sungai Batang Sikabau sebanyak 20.000 ekor yang terdiri dari jenis ikan nila, mujair dan ikan mas.

Pendanaan kegiatan ini bersumber dari swadaya karyawan dan pengelolaannya juga oleh karyawan PKS BSP Unit Pasaman sendiri. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan hasil nyata serta turut mendukung implementasi System Management Lingkungan (ISO 14001:2004) di BSP unit Pasaman. Konsep ikan larangan ini sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan, di mana masyarakat yang kurang bertanggung jawab sering kali melakukan penangkapan ikan dengan cara ilegal seperti setrum listrik dan yang lebih berbahaya dengan menggunakan racun ikan (tuba). Di mana efek lingkungan dari cara penangkapan ikan seperti ini sangat merugikan, selain merusak ekosistem juga merusak kawasan di sepanjang aliran sungai tersebut.

Lokasi kegiatan ini di Sungai Batang Sikabau yang melintasi dan menjadi sumber air bagi PKS serta perumahan di sekitarnya. Luas areal lokasi ikan larangan dari Muara Batang Lapu hingga 200 m rambin PKS Air Balam atau kurang lebih sepanjang 5 km. Budidaya Ikan larangan memiliki beberapa keunikan, sebab ditempatkan di sungai dengan ruang gerak yang dibatasi. Pada areal budidaya, dilarang keras untuk melakukan penangkapan ikan kecuali telah tiba masa panen. Jika larangan tersebut dilanggar, yang bersangkutan dikenai denda, yang tergantung dari jenis dan cara penangkapan yang dilakukan.

Dalam kesempatan peresmian ikan larangan ini, Kardi Maryoro menyampaikan apresiasi positif dan mendukung sepenuhnya kegiatan yang dilakukan oleh Karyawan PKS BSP Unit Pasman dalam mendukung implementasi ISO 14001:2004 dan sekaligus pelaksanaan program Corporate Social Responsibility/ Commodity Development. Ia berharap, hendaknya kegiatan ini menjadi contoh bagi unit kerja lain di BSP unit Pasaman dalam memberdayakan karyawannya. Dengan adanya konsep ikan larangan ini diharapkan kepedulian masyarakat terutama yang berada dalam lingkungan BSP Unit Pasaman terhadap kelestarian ling-kungan dapat terus ditingkatkan, dan berdampak positif terhadap masyarakat luas di sekitar BSP Unit Pasaman.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s